SULAWESI BARAT

Tekan Beban Pakan Ternak, Pemprov Sulbar Fasilitasi 438 Ton SPHP Jagung bagi Peternak

×

Tekan Beban Pakan Ternak, Pemprov Sulbar Fasilitasi 438 Ton SPHP Jagung bagi Peternak

Sebarkan artikel ini
Hamdani Hamdi, menjelaskan bahwa penyaluran jagung murah ini dirancang khusus untuk membantu peternak mengatasi lonjakan harga bahan baku pakan di pasaran.

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menyalurkan fasilitasi akses Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung sebanyak 438,7 ton (438.717 kg) kepada 90 peternak, Selasa (20/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk menekan pembengkakan biaya produksi akibat kenaikan harga pakan ternak.

Jagung SPHP tersebut dialokasikan dengan harga terjangkau, yakni Rp5.500 per kilogram, dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pakan untuk populasi hingga 243.732 ekor ayam.

BACA JUGA:  22 Tahun Sulbar, Ajbar Dorong Penguatan Pertanian dan Perikanan

Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Pemprov Sulbar melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) terus melakukan penguatan sektor peternakan agar usaha masyarakat tetap bertahan dan produktif.

Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menjelaskan bahwa penyaluran jagung murah ini dirancang khusus untuk membantu peternak mengatasi lonjakan harga bahan baku pakan di pasaran.

BACA JUGA:  10 Puskesmas Ikuti Pelatihan Gizi Bencana di Mamuju

“Fasilitasi akses SPHP jagung merupakan salah satu upaya untuk membantu peternak mendapatkan bahan baku pakan. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban biaya produksi dan menjaga keberlanjutan usaha peternakan di Sulbar,” ujar Hamdani.

Selain alokasi jagung SPHP, Pemprov Sulbar sepanjang tahun 2026 juga telah menyalurkan bantuan berupa 10.000 ekor ayam ras petelur, 30.000 kg pakan komplit, serta paket vitamin dan desinfektan kepada kelompok tani, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro.

BACA JUGA:  Pemprov Sulbar Matangkan Pendataan Perlindungan Sosial Berbasis Digital

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Keswan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar, menambahkan bahwa pasokan dan harga ayam broiler di pasaran Sulbar sejauh ini terpantau stabil berdasarkan hasil koordinasi dengan pelaku usaha perunggasan seperti PT Ciomas Adisatwa.

(*/w)