MAMUJU, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Barat tercatat 2,8 persen pada Mei 2026. Namun, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pekerjaan, karena proporsi pekerja formal baru mencapai 30,30 persen.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam amanatnya pada upacara Hari Jadi ke-22 Sulbar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (22/9/2026).
Suhardi mengatakan penurunan angka pengangguran merupakan perkembangan yang perlu diapresiasi. Namun, pemerintah tidak cukup hanya mengejar penurunan jumlah pengangguran.
“Kita harus jujur melihat tantangannya. Sekitar setengah penduduk pekerja masih terkonsentrasi pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan,” ujar Suhardi.
Menurutnya, tantangan berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan produktivitas pekerjaan yang tersedia bagi masyarakat.
“Porsi pekerja formal masih harus kita tingkatkan. Artinya ke depan kita tidak cukup hanya menciptakan pekerjaan. Kita harus menciptakan pekerjaan yang layak, produktif dan memberikan jaminan kehidupan yang lebih baik,” katanya.












