MAMUJU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan bantuan pendidikan bagi 2.006 peserta didik melalui program beasiswa dan pengadaan perlengkapan sekolah pada 2026.
Program tersebut menyasar siswa berprestasi, peserta didik dari keluarga kurang mampu, hingga anak berkebutuhan khusus. Bantuan diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, menekan angka anak tidak sekolah, serta mencegah peserta didik yang sudah bersekolah agar tidak putus sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar, Muhammad Nehru Sagena, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Kalau itu kan salah satu program prioritasnya Pak Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk misi ketiga, membangun SDM yang unggul dan berkarakter,” kata Nehru.
Dari total sasaran penerima, sebanyak 350 siswa dialokasikan menerima beasiswa berprestasi. Jumlah tersebut terdiri atas 160 siswa SMA, 90 siswa SMK, dan 100 siswa SLB.
Selanjutnya, 600 peserta didik dari kategori afirmasi atau keluarga kurang mampu juga mendapatkan beasiswa. Rinciannya terdiri atas 240 siswa SMA, 230 siswa SMK, dan 130 siswa SLB.
Sementara itu, bantuan perlengkapan pendidikan berupa seragam, sepatu, tas, buku, dan kebutuhan sekolah lainnya dialokasikan bagi 1.056 peserta didik, yang terdiri atas 512 siswa SMA, 272 siswa SMK, dan 272 siswa SLB.
Dengan demikian, total penerima program beasiswa dan bantuan perlengkapan pendidikan pada 2026 mencapai 2.006 peserta didik.
Meski demikian, Nehru mengakui program tersebut belum mampu menjangkau seluruh siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan di Sulawesi Barat.












