SULAWESI BARAT

DiskominfoSS Sulbar Hadirkan SIPAINGARANG, Satukan Kanal Informasi Publik OPD

×

DiskominfoSS Sulbar Hadirkan SIPAINGARANG, Satukan Kanal Informasi Publik OPD

Sebarkan artikel ini
DiskominfoSS Sulawesi Barat menyiapkan inovasi SIPAINGARANG (Sistem Pengelolaan Kanal Informasi Publik) untuk memperkuat komunikasi publik pemerintah daerah.

MAMUJU, Tingkat pemahaman atau awareness masyarakat terhadap program prioritas Panca Daya Sulawesi Barat masih berada di bawah 40 persen berdasarkan data survei Terravox 2025. Kondisi tersebut mendorong Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulawesi Barat menyiapkan inovasi SIPAINGARANG (Sistem Pengelolaan Kanal Informasi Publik) untuk memperkuat komunikasi publik pemerintah daerah.

Inovasi tersebut merupakan proyek perubahan yang dihadirkan Dian Afrianty, peserta Pelatihan Kepemimpinan Angkatan I Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026, sekaligus Kepala Bidang Komunikasi dan Publikasi Media (KPM) DiskominfoSS Sulbar.

BACA JUGA:  Senter KIM Menyasar Pasangkayu, Dorong Masyarakat Akar Rumput Melek Digital

SIPAINGARANG dirancang untuk mengakhiri pola komunikasi pemerintah yang selama ini cenderung berjalan sendiri-sendiri pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui sistem tersebut, data, narasi, dan kanal publikasi antar-OPD akan diorkestrasi dalam satu ekosistem komunikasi publik yang lebih terpadu.

Dian mengatakan, data survei menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat pemahaman masyarakat terhadap program prioritas pemerintah dengan kepuasan publik dan persepsi positif terhadap kinerja Pemprov Sulbar yang tergolong cukup tinggi.

“Dari data tersebut lah sehingga aksi perubahan SIPAINGGARANG baru saja kami rapatkan bersama, integrasi dan upaya meningkatkan pemahaman publik terhadap program Pancadaya menjadi fokus pembahasan,” ujar Dian.

Menurutnya, SIPAINGARANG tidak hanya menjadi platform untuk menghimpun informasi, tetapi dirancang sebagai sistem kerja komunikasi publik yang terintegrasi.

BACA JUGA:  Ketua Satgas Karhutla Tinjau Pusdalops BPBD, Pastikan Respons Bencana Lebih Cepat

Melalui sistem tersebut, alur pengelolaan informasi akan dimulai dari verifikasi data OPD, kurasi konten, distribusi multi-kanal, hingga evaluasi dampak komunikasi secara real-time. Kanal yang disasar mencakup website, media sosial, videotron, dan berbagai media publikasi lainnya.

Tiga Tahapan Target

Dalam penerapannya, aksi perubahan SIPAINGARANG dibagi dalam tiga tahapan target.

Pada jangka pendek, target diarahkan pada pembangunan dashboard berbasis website serta penyusunan regulasi, standar operasional prosedur (SOP), dan standar konten komunikasi publik.

BACA JUGA:  DLHK Sulbar Terima Koordinasi Wabup Mamasa, Bahas TPA dan Mekanisme PPKH