MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Amerika Serikat, dengan fokus utama pada penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Peluang kolaborasi ini dibahas langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Konsul Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel, di ruang tunggu Bandara Tampa Padang, Mamuju, Rabu (21/10/2026).
Pertemuan singkat tersebut berlangsung sesaat sebelum Gubernur Suhardi Duka bertolak ke Jakarta untuk menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan itu, Gubernur turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana.
Inisiatif penjajakan ini selaras dengan Misi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kualitas pelayanan publik untuk mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menegaskan komitmen Pemprov Sulbar untuk mengambil peluang kemitraan internasional demi kemajuan daerah, khususnya pada sektor pelayanan dasar.
“Pada prinsipnya kita ingin mengambil peluang kerja sama untuk pendidikan dan kesehatan. Nanti kemungkinan akan saya tindak lanjuti. Saya akan ke Surabaya untuk membuat nota kesepahaman (MoU) dengan mereka,” ujar Suhardi Duka.
Selain membahas pendidikan dan kesehatan, perbincangan tersebut sempat menyinggung potensi mineral kritis di Sulawesi Barat, seperti thorium, uranium, dan logam tanah jarang (LTJ). Meski demikian, Suhardi Duka menegaskan bahwa kebijakan teknis dan pengelolaan terkait mineral kritis sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
Melalui rencana kunjungan balasan dan penyusunan MoU di Surabaya mendatang, Pemprov Sulbar berharap ruang lingkup, bentuk program, serta mekanisme kerja sama antara Sulawesi Barat dan pihak Amerika Serikat dapat terealisasi secara konkret.
(*/w)












