“Aktivitas fisik tidak harus dilakukan dengan cara yang sulit. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kita dapat bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih optimal,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia mengajak masyarakat dan seluruh aparatur untuk tidak menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk kurang bergerak. Berjalan kaki, senam, bersepeda, membersihkan lingkungan maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan gerak harian.
Menurutnya, kebiasaan hidup aktif perlu dibangun secara konsisten agar tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan senam bersama.
Budaya hidup aktif tersebut sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Pemprov Sulbar berharap kebiasaan hidup sehat dan aktif dapat tumbuh di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat, sehingga terbentuk sumber daya manusia yang sehat, produktif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(*/w)












