RAGAM

Percepat Pencairan Dana APBD, BPKAD Sulbar Luncurkan Inovasi Layanan Digital KLIK CAIR

×

Percepat Pencairan Dana APBD, BPKAD Sulbar Luncurkan Inovasi Layanan Digital KLIK CAIR

Sebarkan artikel ini
BPKAD Provinsi Sulawesi Barat resmi menerapkan sistem layanan pencairan dana secara online melalui inovasi KLIK CAIR (Kendali Layanan dan Informasi Keuangan yang Cepat, Akuntabel, Berintegritas, dan Responsif.

MAMUJU – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat resmi menerapkan sistem layanan pencairan dana secara online melalui inovasi KLIK CAIR (Kendali Layanan dan Informasi Keuangan yang Cepat, Akuntabel, Berintegritas, dan Responsif).

Penerapan inovasi ini disosialisasikan bersamaan dengan penyampaian Surat Edaran Gubernur Sulawesi Barat Nomor 48 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Percepatan Layanan Pencairan Dana kepada seluruh pengelola keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Hotel Maleo, Mamuju, Selasa (27/10/2026).

BACA JUGA:  Dorong Ekosistem Bisnis Inklusif, Gubernur Suhardi Duka Bidik Akses Pasar Ekspor bagi Petani Transmigrasi

Transformasi tata kelola keuangan berbasis digital ini dilaksanakan guna menyokong misi kelima Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada percepatan pelayanan publik.

Melalui KLIK CAIR—yang digagas Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Syaharuddin—seluruh alur pengajuan berkas, pemanfaatan tanda tangan elektronik, hingga pemantauan status pencairan kini dapat diakses secara digital melalui platform SIPAMANDAR-NG.

BACA JUGA:  BPKAD Sulbar Ikuti Reviu Data Statistik Sektoral untuk Perkuat Satu Data Indonesia

Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menekankan bahwa efektivitas sistem online ini bergantung pada kecermatan dan kesiapan dokumen dari masing-masing OPD pengusul.

“Melalui KLIK CAIR, kami ingin memberikan kepastian proses kepada perangkat daerah. Jika dokumen disiapkan dengan benar, pengajuan dapat dipantau secara real-time dan catatan koreksi bisa segera ditindaklanjuti. Pencairan dana pun berjalan lebih cepat tanpa mengabaikan asas akuntabilitas,” tegas Ali Chandra.

BACA JUGA:  Gubernur Suhardi Duka Terima 2 Nama Calon Wagub Sulbar, Siap Diteruskan ke DPRD

Dengan hadirnya mekanisme pencairan yang tertib, transparan, dan dapat dilacak ini, Pemprov Sulbar optimistis penyerapan APBD dapat berjalan lebih responsif demi mendukung kelancaran berbagai program pembangunan di Sulawesi Barat.

(*/w)