MAMUJU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat meminta masyarakat memperkuat mitigasi menghadapi potensi hujan lebat pada November hingga Desember 2026.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan, terutama hujan lebat yang dapat memicu banjir.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah membersihkan saluran drainase di sekitar rumah.
“Mitigasi ini masyarakat harus siap dengan segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Jadi masyarakat sekarang ini harus membersihkan got-got yang mampet,” kata Yasir, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pembersihan drainase perlu dilakukan sebelum hujan dengan intensitas tinggi terjadi. Saluran yang tersumbat dapat meningkatkan risiko genangan dan banjir ketika curah hujan meningkat.
Selain membersihkan lingkungan, masyarakat juga diminta memahami langkah yang harus dilakukan apabila banjir terjadi. Kesiapan tersebut antara lain dengan mengenali kondisi lingkungan, menyiapkan kebutuhan penting dan mengetahui jalur atau tempat yang aman apabila kondisi memburuk.
Yasir mengatakan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjadi salah satu rujukan pemerintah, sejumlah wilayah Sulbar seperti Mamuju, Mamasa, Mamuju Tengah dan Pasangkayu diperkirakan mengalami hujan sangat lebat pada November hingga Desember.
Sementara Majene dan Polewali Mandar diperkirakan masih berpotensi mengalami periode kering hingga akhir Desember, meski hujan tetap dapat terjadi sewaktu-waktu.












