JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) berhasil menembus posisi lima besar nasional dan memaparkan program inovasi PASTIPADU (Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Terpadu) dalam tahapan presentasi serta wawancara penilaian Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2026 di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Paparan program dan komitmen pembangunan berkelanjutan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, di hadapan tim juri nasional yang dibentuk oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Sekretariat Nasional SDGs Indonesia.
Ajang bergengsi tahunan ini digelar Bappenas untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang berkontribusi nyata terhadap pencapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs).
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, Nursyamsi Rahim, menjelaskan bahwa PASTIPADU merupakan program prioritas yang digalakkan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
“PASTIPADU menjadi wujud komitmen Pemprov Sulbar dalam memperkuat keterpaduan intervensi percepatan penurunan stunting dan kemiskinan secara terintegrasi. Kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Nursyamsi.
Melalui keberhasilan menembus babak lima besar ini, Pemprov Sulbar optimistis dapat meraih hasil terbaik serta membawa pulang penghargaan Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 sebagai bukti nyata keseriusan pembangunan di Sulawesi Barat.
(*/w)












