SULAWESI BARAT

Ketua Satgas Karhutla Tinjau Pusdalops BPBD, Pastikan Respons Bencana Lebih Cepat

×

Ketua Satgas Karhutla Tinjau Pusdalops BPBD, Pastikan Respons Bencana Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini
Ketuas Satgas Karhutla, Junda Maulana, meninjau langsung Command Center Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar untuk memastikan kesiapan sistem informasi dan koordinasi dalam menghadapi potensi bencana.

MAMUJU, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Ketua Satgas karhutla, Junda Maulana, meninjau langsung Command Center Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar untuk memastikan kesiapan sistem informasi dan koordinasi dalam menghadapi potensi bencana.

Kunjungan tersebut berlangsung di Command Center Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 1/9/2026. Peninjauan dilakukan di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kekeringan, serta kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Sulbar.

BACA JUGA:  Rapat Koalisi Sulbar Maju Memanas, NasDem Walk Out Bahas Pengusulan Wagub

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan kunjungan Sekda menjadi bagian dari upaya memastikan Pusdalops mampu menjalankan fungsi pemantauan, pengumpulan data, penyebarluasan informasi, serta koordinasi penanganan bencana secara cepat dan tepat.

Menurut Yasir, kesiapan sistem informasi dan personel menjadi bagian penting dalam memperkuat respons pemerintah terhadap setiap kejadian maupun potensi bencana.

BACA JUGA:  11.869 ASN dan Non-ASN Diukur Kompetensi Digitalnya, KominfoSS Sulbar Dorong Penguasaan AI

“Pusdalops memiliki peran penting dalam memastikan informasi kejadian dapat diterima, diverifikasi, kemudian diteruskan kepada pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Junda Maulana meninjau sejumlah sistem yang digunakan Command Center, termasuk mekanisme pemantauan kondisi wilayah dan kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat.

Peninjauan juga diarahkan pada kesiapan menghadapi Karhutla, kekeringan dan krisis air bersih yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Komisi II DPRD Sulbar Evaluasi 13 OPD, Aspirasi Masyarakat Diminta Segera Ditindaklanjuti