Beberapa target yang ditetapkan antara lain Indeks Transformasi Digital Nasional sebesar 47,53 poin, Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) sebesar 1,5 poin pada tahap rintisan, pembangunan jaringan intra antar-OPD hingga 100 persen, serta pengembangan lima aplikasi dengan tiga aplikasi terintegrasi penuh.
Sementara itu, aspek keamanan siber dan persandian juga menjadi perhatian utama. DiskominfoSS Sulbar menargetkan Indeks Keamanan Informasi sebesar 490 poin serta tingkat keamanan dan kematangan siber sebesar 60,60 persen.
Pengelolaan sertifikat elektronik juga menjadi bagian dari penguatan keamanan data pemerintah, dengan target mencapai 8.500 unit atau sekitar 80 persen dari total 11.000 objek yang tersedia.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, kerahasiaan, serta keutuhan data pemerintahan dari berbagai potensi gangguan siber.
Pada sektor statistik, DiskominfoSS Sulbar terus mendorong penerapan kebijakan berbasis data melalui program Satu Data Sulbar. Target Indeks Pembangunan Statistik ditetapkan mencapai 2,6 poin dengan kategori “Baik”.
Program tersebut akan diperkuat melalui pembaruan data sektoral secara lengkap pada 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pengembangan Dashboard Satu Data yang mencakup lima tema pembangunan daerah.
Melalui penetapan target strategis tersebut, DiskominfoSS Sulbar optimistis mampu mempercepat digitalisasi pemerintahan, memperkuat tata kelola data, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi di Sulawesi Barat. (*/mi)












