MAMUJU – Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan di Hotel Quin Park, Mamuju, Jumat–Sabtu (23–24/10/2026). Pertemuan yang dihadiri jajaran Dinas Pangan provinsi dan kabupaten se-Sulbar ini bertujuan menyinkronkan data Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) serta Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas / FSVA).
Langkah koordinasi dan pemutakhiran data ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui visi Misi Panca Daya yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pelaksanaan program pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa data SKPG yang diperbarui setiap bulan beserta Peta FSVA harus dimanfaatkan secara nyata sebagai acuan utama pengambilan keputusan dan penetapan wilayah prioritas intervensi.
“Data SKPG dan FSVA tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif, tetapi harus menjadi instrumen perencanaan yang mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat dan permasalahan pangan di setiap wilayah,” ujar Suyuti saat membuka kegiatan tersebut.












