MAJENE

Etape Kedua Sandeq Silumba Penuh Tantangan, Dua Perahu Alami Insiden

×

Etape Kedua Sandeq Silumba Penuh Tantangan, Dua Perahu Alami Insiden

Sebarkan artikel ini
Etape kedua berlangsung para passandeq diterpa kondisi laut yang cukup menantang.

MAJENE – Sebanyak 80 perahu sandeq memulai etape kedua Sandeq Silumba 2026 dari Pantai Pamboang, Kabupaten Majene, Minggu (27/9/2026) pukul 08.00 WITA.

Pelepasan dilakukan Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2026, Syamsul Samad, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Ia didampingi Danlanal Mamuju Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara.

Etape kedua ini langsung menghadapkan para passandeq dengan kondisi laut yang cukup menantang. Angin kencang dan gelombang tinggi menerpa perahu sejak awal perlombaan.

BACA JUGA:  Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak, dari 55 Jadi 80 Perahu

Insiden juga terjadi sesaat setelah start. Perahu Sandeq Surya Persada dihantam angin kencang, sementara perahu Mandala mengalami kerusakan pada bagian struktur. Meski mengalami kerusakan, awak perahu Mandala tetap berupaya melanjutkan perlombaan.

Syamsul Samad mengatakan etape kedua memiliki tingkat tantangan lebih berat dibandingkan etape pertama dari Banua Sendana menuju Pamboang. Jarak tempuh pada etape kali ini disebut mencapai tiga kali lebih panjang.

“Tantangan hari ini cukup berat karena rutenya lebih panjang tiga kali lipat dibandingkan rute sebelumnya. Kita harap perjalanan berjalan lancar dan para passandeq bisa sampai dengan selamat,” ujar Syamsul.

BACA JUGA:  DPRD Majene Konsultasi Ranperda Cadangan Pangan, Bahas Pengelolaan hingga Pemanfaatan

Etape kedua Sandeq Silumba 2026 juga menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya 80 perahu sandeq berlayar dan berlaga secara bersamaan.

Sesaat setelah dilepas, angin kencang membuat layar-layar sandeq membentang penuh. Puluhan perahu kemudian melaju membelah ombak dengan kecepatan tinggi.

Para passandeq terlihat berusaha menjaga keseimbangan perahu yang memiliki bentuk ramping saat menghadapi angin dan gelombang.

BACA JUGA:  Bantuan Pangan Disalurkan ke 150 Keluarga Miskin Ekstrem di Pamboang

Pelepasan tersebut juga disaksikan warga dari tepi Pantai Pamboang. Masyarakat memadati kawasan pantai untuk melihat langsung puluhan sandeq berlayar secara bersamaan.

Sejumlah warga mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler. Suasana semakin meriah dengan sorak-sorai penonton yang menyaksikan perlombaan dari daratan.

Syamsul Samad berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan etape kedua dengan selamat hingga mencapai garis finis.

(*/w)