MAMUJU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi meluncurkan dua aplikasi layanan digital terbaru, yakni Sistem Informasi Kendali Administrasi dan Pelayanan Terpadu (SIKAPITEN) serta Sistem Pelayanan Cek Informasi Pemanfaatan Ruang Laut (SIMPEL LAUT), di Aula DKP Sulbar, Mamuju, Senin (26/10/2026).
Peluncuran dua inovasi ini dipimpin langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, bersama para reformer kepemimpinan administrator Sekretaris DKP Oktorio Abraham Saragih pencetus SIKAPITEN dan Apriyadi Sukarman pencetus SIMPEL LAUT dengan pendampingan teknis dari Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Sulbar.
Inovasi berbasis teknologi digital ini hadir untuk mewujudkan pelayanan publik sektor kelautan dan perikanan yang transparan, terukur, serta terintegrasi, sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel.
Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, menjelaskan bahwa aplikasi SIKAPITEN berfungsi sebagai pusat kendali administrasi, pengaduan, dan integrasi data teknis hingga ke UPTD Pelabuhan Perikanan (PPI). Sementara aplikasi SIMPEL LAUT dirancang khusus sebagai kanal pemetaan data spasial berbasis web untuk mempermudah masyarakat serta pelaku usaha mengecek informasi pemanfaatan ruang laut.
“Melalui SIKAPITEN dan SIMPEL LAUT, kami ingin mendorong pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi digital ini tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pengambilan keputusan berbasis data yang akurat bagi pemerintah,” tegas Safaruddin.
Melalui integrasi dua aplikasi ini, Pemprov Sulbar menargetkan terbangunnya satu basis data kelautan dan perikanan yang valid, sekaligus mengakselerasi kemudahan berinvestasi serta perlindungan wilayah pesisir bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.
(*/w)












