SULAWESI BARAT

Pemprov Sulbar Terbitkan Surat Edaran THR dan BHR untuk Pekerja dan Pengemudi Aplikasi

×

Pemprov Sulbar Terbitkan Surat Edaran THR dan BHR untuk Pekerja dan Pengemudi Aplikasi

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menerbitkan Surat Edaran Gubernur Sulbar Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi pekerja/buruh serta Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan 2026.

MAMUJU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menerbitkan Surat Edaran Gubernur Sulbar Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi pekerja/buruh serta Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pekerja menjelang Hari Raya Keagamaan 2026.

BACA JUGA:  Sekda Junda Pimpin Evaluasi Jamsostek Award 2026, Perkuat Perlindungan Ketenagakerjaan Sulbar

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Barat, Suhendra, menjelaskan bahwa Surat Edaran ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta refleksi dari komitmen Pemerintah Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam memastikan hak-hak pekerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan semangat Panca Daya Gubernur Sulbar yang menekankan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas,” ujar Suhendra, Selasa (10/3/2026).

BACA JUGA:  KominfoSS Sulbar Perkuat Disiplin Pegawai, Kehadiran PPPK Jadi Perhatian Utama

Surat Edaran ini mencakup ketentuan bahwa THR wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja yang memiliki masa kerja minimal satu bulan, baik yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Pekerja dengan masa kerja di bawah 12 bulan akan menerima THR secara proporsional.

Batas waktu pembayaran THR adalah tujuh hari sebelum Hari Raya Keagamaan, dan perusahaan diwajibkan untuk membayar THR secara penuh tanpa cicilan.

BACA JUGA:  Sulbar Dapat Kuota 5.250 Unit BSPS 2026, Pemkab Diminta Tuntaskan Verifikasi Penerima