SULAWESI BARAT

Permudah Layanan Pasien, RSUD Sulbar Sosialisasikan Antrean Mobile JKN

×

Permudah Layanan Pasien, RSUD Sulbar Sosialisasikan Antrean Mobile JKN

Sebarkan artikel ini
Edukasi Rekam Medik/Pendaftaran RSUD Provinsi Sulbar, Rabu (23/9/2026).

MAMUJU, RSUD Provinsi Sulawesi Barat melalui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) memberikan sosialisasi dan edukasi kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terkait alur dan kemudahan layanan kesehatan.

Edukasi tersebut berlangsung di Ruang Tunggu Rekam Medik/Pendaftaran RSUD Provinsi Sulbar, Rabu (23/9/2026).

Peserta mendapatkan informasi mengenai penggunaan fitur Antrean Mobile JKN, pentingnya Surat Kontrol, serta cara menyampaikan kesan dan pesan setelah menerima pelayanan.

Materi Antrean Mobile JKN disampaikan Cika Handayani dari BPJS Kesehatan Cabang Mamuju. Sementara materi mengenai kesan dan pesan peserta disampaikan Sunar.

Dalam sesi Antrean Mobile JKN, peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengambil antrean melalui aplikasi sesuai dengan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

BACA JUGA:  11.869 ASN dan Non-ASN Diukur Kompetensi Digitalnya, KominfoSS Sulbar Dorong Penguasaan AI

Pemanfaatan fitur tersebut diharapkan membantu peserta mengetahui jadwal dan antrean pelayanan sebelum datang ke rumah sakit. Hal ini juga dapat mendukung pelayanan yang lebih tertib dan mengurangi waktu tunggu.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai Surat Kontrol bagi pasien yang membutuhkan kunjungan lanjutan berdasarkan hasil pemeriksaan dan rencana pelayanan dokter.

Pasien diimbau memperhatikan jadwal kontrol serta memastikan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Pemahaman tersebut penting agar pelayanan lanjutan dapat berjalan sesuai rencana dan tidak menimbulkan kendala dalam proses administrasi maupun penjaminan.

Pada sesi berikutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan kesan dan pesan setelah menerima pelayanan.

BACA JUGA:  Penilaian Maladministrasi 2026, Ombudsman RI Kunjungi RSUD Sulbar

Sunar menjelaskan, masukan dari peserta menjadi salah satu bahan evaluasi rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Peserta diharapkan menyampaikan pengalaman, saran, dan masukan secara jujur, santun, serta konstruktif melalui saluran yang telah disediakan rumah sakit.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Musadri Amir Abdullah, menyambut baik kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi kepada peserta JKN bukan sekadar penyampaian informasi, tetapi bagian dari komitmen rumah sakit memberikan pelayanan yang transparan dan bertanggung jawab.

“Ketika masyarakat memahami cara mengakses layanan dengan benar, maka kepercayaan akan meningkat, dan pelayanan yang kita berikan akan terasa lebih bermutu, adil, serta menyentuh kebutuhan sesama saudara kita. Ini adalah bagian dari pembangunan karakter yang kita dambakan bersama di Sulawesi Barat,” kata Musadri.

BACA JUGA:  Dinas Pangan Sulbar Siapkan Dukungan Pangan untuk Program Reforma Agraria

Melalui kegiatan tersebut, Unit PKRS RSUD Sulbar mengajak peserta JKN aktif mencari informasi, mengikuti alur pelayanan, dan memberikan masukan terhadap pelayanan yang telah diterima.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman peserta mengenai layanan JKN sekaligus mendukung pelayanan kesehatan yang tertib, mudah dipahami, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

(*/w)