MAMUJU – Tim III Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) disiagakan 24 jam penuh. Pemantauan intensif ini berlangsung sejak Jumat (23/10/2026) hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 07.00 WITA dari ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar.
Pengawasan secara nonsktop ini dilakukan guna memantau sebaran titik panas (hotspot), potensi karhutla, perkembangan kualitas udara, hingga kebutuhan air bersih warga yang terdampak kemarau panjang.
Langkah siaga penuh ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan cepat dan tanggap darurat dapat dikerahkan sewaktu-waktu.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menginstruksikan seluruh personel piket siaga untuk menjaga kedisiplinan dan merespons setiap pembaruan data cuaca secara real-time.












