MAMUJU

Menag Proyeksikan As’adiyah Mamuju Jadi Pesantren Percontohan Sulbar

×

Menag Proyeksikan As’adiyah Mamuju Jadi Pesantren Percontohan Sulbar

Sebarkan artikel ini
Nasaruddin saat mengunjungi pondok pesantren, Senin (21/9/2026).

MAMUJU, Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar memproyeksikan Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, menjadi salah satu pesantren percontohan di Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat mengunjungi pondok pesantren tersebut, Senin (21/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka melakukan peletakan batu pertama pembangunan lanjutan asrama Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju.

BACA JUGA:  Maulid Nabi 1448 H di Sulbar Dihadiri Menteri Agama, Digelar Bersamaan HUT ke-22

Peletakan batu pertama juga dilakukan Dirjen Pesantren Kementerian Agama Basnang Said dan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi.

Nasaruddin mengatakan pembangunan lanjutan asrama merupakan bagian dari pengembangan pesantren agar ke depan dapat menjadi salah satu pesantren percontohan di Sulawesi Barat.

“Ini adalah peletakan batu pertama pembangunan lanjutan daripada Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju. Insyaallah ini kami akan jadikan sebagai salah satu pondok pesantren percontohan di Sulawesi Barat,” ujar Nasaruddin.

BACA JUGA:  Junda Maulana Sentil ASN: Kalau TPP Tak Berbuah Kinerja, Anggaran Lebih Baik untuk Masyarakat

Menurutnya, pengembangan As’adiyah Mamuju memiliki keterkaitan khusus dengan Dirjen Pesantren Kementerian Agama Basnang Said yang sebelumnya pernah mengabdi sebagai Kepala Madrasah di Sulawesi Barat.

“Ini pulang kampung dirjennya ini. Jadi harus bertanggung jawab untuk membesarkan pondok ini ke depan,” kata Nasaruddin.

Ia juga menyebut dirinya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama dan Basnang Said memiliki latar belakang pendidikan As’adiyah.

BACA JUGA:  Festival Literasi Sulbar 2026, GPM Hadirkan Pangan Pokok Harga Terjangkau

“Jadi insyaallah kita berharap pondok pesantren ini nanti akan menjadi sang pencerah di masyarakat Sulawesi Barat,” ujarnya.