Dalam kunjungan tersebut, Kementerian Agama juga menyerahkan bantuan awal sebesar Rp100 juta untuk Pondok Pesantren Raudhatutthalibin As’adiyah Mamuju.
“Bantuannya pasti. Karena kami sudah tadi dibawakan bantuan awal Rp100 juta tadi ini dibawakan oleh Pak Dirjen,” kata Nasaruddin.
Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan dukungan tahap awal dan masih terbuka peluang untuk pengembangan bantuan berikutnya.
“Tapi insyaallah selanjutnya, ya itu awal. Insyaallah nanti kita akan kembangkan,” ujarnya.
Nasaruddin juga menyampaikan pandangannya mengenai potensi pengembangan Sulawesi Barat. Menurutnya, sektor pertambangan dan pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah apabila dikelola secara optimal.
“Kami membayangkan Sulawesi Barat ini nanti akan melejit, kalau itu sudah luas wilayahnya seperti ini tambangnya sudah dikelola, kemudian juga sektor pertaniannya yang sangat luas,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka yang dinilai proaktif dalam mendukung pengembangan daerah.
Setelah peletakan batu pertama, Menag Nasaruddin Umar bersama Gubernur Suhardi Duka dan rombongan bertolak ke Kantor Gubernur Sulbar untuk menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
(*/w)












