MAMUJU, Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Sulawesi Barat, termasuk saat menyambangi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Sulbar untuk menyuarakan keterbatasan infrastruktur jalan dan jaringan komunikasi di wilayah pedalaman.
Di hadapan Wapres Gibran, Gubernur Sulbar Suhardi Duka secara khusus menyampaikan tantangan keterbatasan akses jalan menuju Kalumpang dan Bonehau yang selama ini menghambat mobilitas warga. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan jalan darat di wilayah tersebut hanya mampu terealisasi sekitar 2 hingga 3 kilometer per tahun.
Gubernur Suhardi Duka berharap pemerintah pusat dapat memberikan intervensi anggaran yang lebih signifikan untuk mempercepat konektivitas jalan serta sarana pendukung lainnya. Menurutnya, masyarakat di wilayah pedalaman berhak mendapatkan pemerataan hasil pembangunan.
Selain akses jalan, persoalan konektivitas digital juga menjadi perhatian utama. Kepala Dinas Kominfo, Perpersandian, dan Statistik Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengungkapkan bahwa Kecamatan Bonehau, termasuk Desa Tamalea, saat ini masih tergolong wilayah tanpa sinyal (blank spot) atau berpenyalur sinyal lemah.












