MAMUJU, Dukungan terhadap Aksi Perubahan SIPADU PEMDI di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat diperkuat dari internal Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar.
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, secara langsung menandatangani Surat Pernyataan Dukungan Stakeholder sebagai bentuk komitmen terhadap pelaksanaan Aksi Perubahan SIPADU PEMDI.
Ridwan Djafar tidak hanya memberikan dukungan dalam kapasitasnya sebagai kepala perangkat daerah, tetapi juga mengambil peran sebagai Mentor bagi Taufan Harry Prasetyo, Kepala Bidang Teknologi Pemerintah dan Ekosistem Digital sekaligus peserta PKA dan penggagas serta pelaksana Aksi Perubahan SIPADU PEMDI.
“Sebagai Mentor, Kepala Dinas KominfoSS Sulbar memiliki peran penting dalam memberikan arahan, dukungan kebijakan, dan legitimasi organisasi selaku koordinator pelaksana Pemerintah Digital (PEMDI),” kata Taufan Harry Prasetyo, Selasa, 15 September 2026.
Menurut Taufan, peran mentor juga mencakup pembukaan akses komunikasi dan koordinasi antara peserta PKA dengan pimpinan daerah maupun perangkat daerah yang menjadi pengampu indikator lainnya selama pelaksanaan aksi perubahan.
“Jadi bukan cuma soal restu di atas kertas, tapi keterlibatan aktif membuka jalan koordinasi lintas perangkat daerah yang dibutuhkan SIPADU PEMDI agar bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk membantu peserta PKA menyelesaikan tugas pelatihan. Pelaksanaan SIPADU PEMDI juga dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap capaian kinerja Dinas KominfoSS melalui capaian kolektif perangkat daerah pengampu indikator PEMDI.
Kinerja enam perangkat daerah pengampu indikator PEMDI akan didokumentasikan dan diukur melalui SIPADU PEMDI. Hal tersebut sejalan dengan posisi DiskominfoSS sebagai koordinator pelaksana atau leading sector dalam pemenuhan indikator PEMDI Provinsi Sulawesi Barat.
“Menariknya, dukungan tersebut bukan cuma soal membantu Peserta PKA menyelesaikan tugas pelatihan, namun kinerja Dinas KominfoSS sendiri ikut terangkat lewat capaian kolektif enam perangkat daerah pengampu indikator PEMDI yang terdokumentasi dan terukur lewat SIPADU PEMDI,” kata Taufan.
“Wajar saja, sebab DiskominfoSS memang berperan sebagai koordinator pelaksana (leading sector) pemenuhan indikator PEMDI provinsi, jadi keberhasilan SIPADU PEMDI otomatis ikut jadi bagian dari capaian kinerja dinas sendiri,” lanjutnya.
Menurut Taufan, dukungan Kepala Dinas KominfoSS tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi lintas perangkat daerah yang menjadi semangat SIPADU PEMDI perlu dibangun dari fondasi internal yang kuat.
Dengan dukungan mentor yang aktif dalam membuka ruang koordinasi dan memberikan dukungan kelembagaan, sinergi antarperangkat daerah pengampu indikator PEMDI diharapkan semakin solid dan saling melengkapi.
Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri dalam memenuhi indikator Pemerintah Digital, tetapi bergerak secara terkoordinasi melalui sistem yang terdokumentasi dan terukur.
(*/w)












