Mamuju, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, hadir dalam acara Halalbihalal dan peringatan Harlah ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Waterpark Maleo, Mamuju, pada Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Suhardi Duka memberikan sejumlah pesan penting kepada kader PMII, termasuk dorongan untuk berperan lebih aktif dalam dunia usaha serta tetap objektif dalam mendukung atau mengkritik pemerintah.
Gubernur Sulbar membuka sambutannya dengan memuji peran kader PMII yang sudah tersebar di berbagai sektor penting bangsa, seperti kementerian, DPR RI, dunia usaha, hingga lembaga peradilan. “Banyak menteri-menteri kita kader PMII, anggota DPR RI, pengusaha, hakim,” ujarnya. Menurutnya, kontribusi kader PMII ini menunjukkan bahwa mereka telah mengabdikan dirinya di tengah perjalanan bangsa Indonesia.
Suhardi Duka juga mengingatkan pentingnya sikap objektif dalam melihat kebijakan pemerintah. Ia menekankan bahwa dukungan harus diberikan kepada pemerintah jika kebijakan yang dijalankan dianggap baik, dan kritik atau demo perlu dilakukan jika kebijakan tersebut tidak sesuai dengan harapan rakyat. “Kalau dia baik berikan dia support, kita harus obyektif, kalau dia jelek kritik dia. Demo dia kalau perlu. Itulah perjuangan kita,” tegasnya.
Selanjutnya, Gubernur menyoroti perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, termasuk dalam hal pangan. Ia mengungkapkan bahwa Presiden tidak ingin ada anak-anak yang kelaparan dan telah menghadirkan program pemenuhan kebutuhan pangan serta pembentukan koperasi merah putih untuk memfasilitasi produk masyarakat di desa agar dapat dipasarkan lebih luas.












