MAMUJU, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka kembali mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulbar periode 2026–2031, Kamis (21/5/2026), di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulbar, Jalan Husni Thamrin, Mamuju.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran, Suhardi Duka menyatakan sebenarnya memiliki niat untuk menyerahkan estafet kepemimpinan kepada kader muda potensial. Namun hingga saat ini, ia menjadi satu-satunya kader yang resmi mendaftar.
“Olehnya itu, saya mendorong supaya ada kader yang mendaftar untuk menjadi calon Ketua DPD. Tapi sesuai laporan panitia hari ini baru satu yang mendaftar, baru saya,” ujarnya.
Suhardi Duka telah memimpin DPD Demokrat Sulbar selama tiga periode berturut-turut sejak 2012, dan terakhir terpilih secara aklamasi pada Musda IV tahun 2021. Menurutnya, Musda V menjadi momentum strategis karena konfigurasi politik Pemilu 2029 akan berbeda, dengan pemilihan nasional dan daerah dipisahkan, sehingga kepengurusan partai dituntut bekerja menghadapi dua momentum politik besar secara berkelanjutan.
“Bahkan antara pemilihan umum nasional dengan daerah dipisahkan. Jadi kepengurusan ke depan itu akan bekerja minimal dua kali pemilu, pemilu nasional dan pemilu daerah,” ujarnya.
SDK menekankan pentingnya komposisi kepengurusan DPD Demokrat Sulbar yang lebih solid dan kuat. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh akan bergabung dengan Partai Demokrat Sulbar dan diperkenalkan pada pembukaan Musda, yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026.












