Pendampingan tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran langsung mengenai kondisi pelayanan, sarana dan prasarana, pengelolaan aset, serta berbagai kebutuhan yang menjadi perhatian dalam pengembangan rumah sakit.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Musadri Amir Abdullah, mengatakan Sidak menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan dan fasilitas rumah sakit sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang membutuhkan tindak lanjut.
“Peninjauan secara langsung seperti ini sangat penting untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik, fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal, dan berbagai kebutuhan perbaikan maupun rehabilitasi dapat teridentifikasi dengan jelas. Kami tentu siap menindaklanjuti setiap arahan dan hasil evaluasi dari kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta pembenahan sarana dan prasarana.
Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan rumah sakit yang semakin aman dan nyaman, sekaligus mendukung pemberian pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Sidak tersebut, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen memperkuat pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan. Pembenahan pelayanan, efektivitas pengelolaan aset, serta percepatan perbaikan sarana dan prasarana diharapkan terus dilakukan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(*/w)












