Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan satu pihak, tetapi membutuhkan sinergi seluruh unsur yang terlibat. Karena itu, setiap perangkat daerah yang masuk dalam kepanitiaan diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ali Chandra juga menegaskan bahwa peringatan HUT Sulawesi Barat tidak semata-mata menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia mendorong agar seluruh agenda yang telah direncanakan dipersiapkan secara efektif dengan tetap memperhatikan ketentuan serta kemampuan daerah.
“Momentum HUT ke-22 ini hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun optimisme, dan menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama seluruh stakeholder terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi Sulawesi Barat,” pungkasnya.
Melalui rapat tersebut, panitia diharapkan dapat memastikan pembagian tugas semakin jelas serta menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan persiapan.
Dengan koordinasi yang semakin diperkuat, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat diharapkan dapat berlangsung optimal dan menjadi momentum bersama untuk menumbuhkan semangat membangun Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera.
(*/w)












