MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mematangkan strategi operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju.
Pemantapan dilakukan melalui rapat koordinasi di Kantor Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, Kamis (8/10/2026) malam. Rapat dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, sekitar pukul 21.46 WITA.
Rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas setiap unsur yang terlibat agar penanganan karhutla berjalan cepat dan terkoordinasi.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamuju, unsur Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju, Manggala Agni, BPBPK Provinsi Sulawesi Barat, Sekretaris Desa Buana Sakti, serta aparat setempat.
Yasir Fattah mengatakan, setiap unsur harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sebelum operasi dilaksanakan. Koordinasi di lapangan juga perlu dilakukan dalam satu komando agar penanganan berjalan efektif.
“Kita harus memastikan seluruh unsur memahami tugas dan perannya masing-masing. Koordinasi di lapangan harus berjalan satu komando dan setiap perkembangan harus segera dilaporkan agar respons dapat dilakukan secara cepat,” tegas Yasir.
Pembahasan rapat mencakup kesiapan personel, sarana dan prasarana, ketersediaan sumber air, akses menuju lokasi kebakaran, dukungan kendaraan, serta kebutuhan operasional untuk pemadaman dan pengendalian api.












