MAMASA

TNGD Jadi Penopang Ekologis Sulbar, Pelestarian Hutan dan Sumber Air Jadi Perhatian

×

TNGD Jadi Penopang Ekologis Sulbar, Pelestarian Hutan dan Sumber Air Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Lokakarya Satu Dekade Pengelolaan Taman Nasional Gandang Dewata di Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuju, Selasa (6/10/2026).

Taman Nasional Gandang Dewata dinilai sebagai salah satu fondasi ekologis bagi masa depan Sulawesi Barat. Karena itu, upaya menjaga kelestarian kawasan perlu berjalan beriringan dengan pembangunan daerah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Konservasi tidak dapat dilakukan sendirian. Pemerintah pusat tidak dapat bekerja sendiri. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Pengelola kawasan tidak dapat bekerja sendiri. Demikian pula masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, dan para mitra pembangunan. Kita membutuhkan kolaborasi,” demikian pesan Gubernur yang disampaikan dalam forum tersebut.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Sasar Peredaran Rokok Ilegal di Mateng, Majene dan Mamasa

Lokakarya satu dekade pengelolaan TNGD menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pengelolaan kawasan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan, keanekaragaman hayati, dan sumber air yang menopang kehidupan masyarakat.

Selain menjaga fungsi ekologis, pengelolaan kawasan konservasi juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pendekatan pembangunan yang selaras dengan perlindungan lingkungan.

BACA JUGA:  HUT ke-22 Sulbar, Suhardi Duka: Tantangan Berikutnya Menciptakan Pekerjaan Layak

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, pengelola kawasan, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan mitra pembangunan agar pengelolaan TNGD memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat yang menempatkan keberlanjutan lingkungan, pembangunan wilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai agenda yang saling berkaitan.

BACA JUGA:  Sulbar Raih Terbaik I TP2DD dan Terbaik II TPID Regional Sulawesi

Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, kelestarian Taman Nasional Gandang Dewata diharapkan tetap terjaga sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

(*/w)