Pada evaluasi tahun ini, Pemprov Sulbar menargetkan tetap mempertahankan predikat BB dengan peningkatan nilai dibandingkan capaian sebelumnya. Target tersebut menjadi langkah awal sebelum mengejar predikat A pada evaluasi SAKIP tahun berikutnya.
“Mungkin target kita masih tahun ini masih BB, tapi kita mengharapkan nilainya naik dari tahun sebelumnya. Nanti tahun 2027 baru kita target A,” kata Junda.
Menurutnya, peningkatan nilai SAKIP masih membutuhkan pembenahan pada sejumlah aspek tata kelola pemerintahan, terutama terkait keselarasan perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan, serta evaluasi program yang dilakukan oleh masing-masing OPD.
Junda meminta seluruh perangkat daerah yang menjadi bagian dari evaluasi agar segera menyiapkan seluruh data pendukung yang diperlukan, baik data yang dihimpun oleh tim provinsi maupun data sektoral dari instansi sampel.
“Kita sepakati hari Rabu kita evaluasi, kita menyiapkan data, baik itu data yang dikumpul oleh tim provinsi juga data-data sektoral atau data-data dari instansi sampling tersebut. Semoga ini bisa berjalan lancar, maka kita melakukan pendalaman di hari ini,” jelasnya.
Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis pelaksanaan evaluasi SAKIP 2026 dapat berjalan baik serta menjadi momentum memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, transparansi, dan akuntabilitas menuju pemerintahan yang semakin efektif. (*/wu)












