MAMUJU, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Mamuju ke-486 tahun yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Mamuju, Selasa (14/7/2026). Dalam momentum tersebut, SDK menegaskan bahwa Bumi Manakarra terus mengalami kemajuan melalui pembangunan yang berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Upacara peringatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Almalik Pababari, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana, jajaran Forkopimda, Bupati Mamuju Tengah, Bupati Majene, Wakil Bupati Mamasa, mantan bupati, Ketua DPRD Mamuju, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan bahwa perjalanan 486 tahun merupakan bukti panjangnya sejarah, ketangguhan, serta kekuatan budaya masyarakat Mamuju yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Perjalanan 486 tahun bukanlah rentang waktu yang singkat. Usia yang hampir mencapai lima abad menandakan Kabupaten Mamuju memiliki ketangguhan historis, kekuatan budaya, dan semangat juang yang terus menyala dari generasi ke generasi,” ujar SDK.
Menurutnya, peringatan hari jadi daerah menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Mamuju, mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus memperkuat tekad menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
SDK menyampaikan bahwa Mamuju memiliki arti khusus dalam perjalanan pengabdiannya. Ia menyebut Bumi Manakarra bukan hanya sebuah wilayah administrasi, tetapi daerah tempat dirinya mengabdi dan mencatatkan perjalanan panjang bersama masyarakat.
“Izinkan saya menyampaikan bahwa bumi Manakarra bukanlah wilayah administrasi saja, tapi Mamuju tempat saya mengabdi dan menorehkan sejarah selama dua dekade, mulai tahun 2005 sampai 2015 saya dipercaya masyarakat memimpin Mamuju,” ungkapnya.
Atas kepercayaan masyarakat tersebut, SDK menyampaikan apresiasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga serta membangun Kabupaten Mamuju secara bersama-sama.












