SULAWESI BARAT

SDK Apresiasi Inovasi Gedung Taspen Mamuju: Pelayanan Publik dan Lingkungan Jadi Prioritas

×

SDK Apresiasi Inovasi Gedung Taspen Mamuju: Pelayanan Publik dan Lingkungan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengapresiasi kehadiran Gedung Kantor PT Taspen Cabang Mamuju yang dinilai mampu menggabungkan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan.

MAMUJU, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengapresiasi kehadiran Gedung Kantor PT Taspen Cabang Mamuju yang dinilai mampu menggabungkan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan konsep pembangunan berwawasan lingkungan. Hal tersebut disampaikan Suhardi Duka saat meresmikan Gedung Kantor PT Taspen Cabang Mamuju bersama Direktur Utama PT Taspen, Rony Hanityo Aprianto, di Jalan Martadinata, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Rabu 17/6/2026.

BACA JUGA:  Persimaju Siap Tampil Membanggakan Sulawesi Barat di Liga 4 Piala Presiden 2026

Menurut Gubernur, hadirnya gedung baru tersebut menjadi bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya bagi peserta Taspen di Sulawesi Barat.

“Gedung ini sangat representatif untuk melayani kurang lebih 60 ribu peserta Taspen di Sulawesi Barat. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Suhardi Duka.

BACA JUGA:  Jelang Musda V Demokrat Sulbar, Suhardi Duka Kembali Daftar Ketua DPD

Selain mendukung peningkatan pelayanan, Suhardi Duka juga menyoroti penerapan konsep ramah lingkungan pada pembangunan gedung tersebut. Salah satunya melalui penggunaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan kantor.

Menurutnya, keberadaan IPAL menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya memperhatikan aspek fungsi, tetapi juga tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:  Ridwan Djafar Tegaskan Pelayanan Publik KominfoSS Sulbar Harus Humanis dan Modern

“Yang menarik dari gedung ini adalah perhatian terhadap aspek lingkungan. Limbah yang dihasilkan tidak dibuang begitu saja, tetapi diolah melalui IPAL sehingga aman dan tidak merusak lingkungan,” jelasnya.

Ia berharap konsep pembangunan yang diterapkan PT Taspen dapat menjadi contoh bagi pembangunan fasilitas publik lainnya di Sulawesi Barat.