Ia menekankan pentingnya perbaikan perencanaan pada masa mendatang. Menurutnya, program yang telah dituangkan dalam perencanaan dan anggaran harus memiliki perhitungan yang matang sehingga dapat dilaksanakan sesuai target.
“Harapannya, ke depan dinas-dinas dalam membuat program bisa direncanakan dengan baik. Jangan sampai ada program yang sudah direncanakan tetapi tidak dilaksanakan, karena itu juga menjadi kerugian bagi daerah,” katanya.
Selain aspek pelaksanaan, Fredy juga meminta agar penyusunan program OPD memperhatikan arah kebijakan dan program prioritas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.
“Saya kira dinas sudah memahami hal tersebut dan ke depan bisa lebih baik lagi dalam menyusun program, sehingga apa yang direncanakan juga selaras dengan arah kebijakan Gubernur,” pungkasnya.
Komisi III berharap pembahasan bersama Banggar, komisi-komisi, TAPD, dan OPD terkait dapat memperkuat penyusunan RAPBD Perubahan 2026. Dengan perencanaan yang lebih terukur, program pembangunan yang telah ditetapkan diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Barat.
(*/w)












