Melalui SIPAINGARANG, data, narasi dan kanal publikasi dari setiap perangkat daerah akan dikelola dalam satu ekosistem digital.
Sistem tersebut mencakup proses verifikasi data OPD, kurasi konten, distribusi informasi melalui berbagai kanal, seperti website, media sosial dan videotron, hingga evaluasi dampak komunikasi.
Penerapan SIPAINGARANG dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap awal meliputi pembangunan dashboard berbasis website serta penyusunan regulasi, standar operasional prosedur (SOP) dan standar konten.
Tahap jangka menengah diarahkan pada optimalisasi distribusi informasi melalui berbagai kanal, penguatan kapasitas SDM humas OPD dan pemantauan isu publik.
Sementara target jangka panjangnya adalah mewujudkan integrasi data komunikasi publik yang adaptif dan dapat menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain hingga tingkat nasional.
“Hari ini kita sudah melakukan uji coba. Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor ini, publikasi program-program strategis Pemprov Sulbar diharapkan dapat tersampaikan secara lebih masif, akurat, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
(*/w)












