Capaian tersebut disusul Mamasa 1,6 persen, Majene 0,8 persen, Pasangkayu 0,5 persen, Mamuju 0,5 persen dan Mamuju Tengah 0,3 persen.
Ridwan mengatakan keterlibatan ASN sebagai agen Perlinsos merupakan bagian dari arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.
Seluruh ASN Pemprov Sulbar didorong mengambil peran dalam memperkuat pendataan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ridwan, data yang akurat diperlukan agar pemerintah memiliki dasar yang lebih baik dalam menyusun kebijakan perlindungan sosial.
Data tersebut juga menjadi salah satu pijakan untuk mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain pendataan warga, Pemprov Sulbar juga mendorong perluasan akses Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari penguatan layanan dan transformasi digital pemerintahan.
(*/w)












