SULAWESI BARAT

ASN Sulbar Keluar-Masuk Kantor Bakal Tercatat lewat Name Tag Pintar

×

ASN Sulbar Keluar-Masuk Kantor Bakal Tercatat lewat Name Tag Pintar

Sebarkan artikel ini
sistem name tag pintar sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

MAMUJU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menyiapkan sistem name tag pintar sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Sistem tersebut nantinya mencatat aktivitas ASN saat keluar dan kembali masuk kantor selama jam kerja.

Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, mengatakan sistem tersebut dirancang untuk melengkapi mekanisme absensi yang selama ini hanya mencatat waktu kedatangan dan kepulangan pegawai.

BACA JUGA:  SDK Tegaskan Literasi Kunci Masa Depan Sulbar, Siswa Ditargetkan Baca 20 Buku Sebelum Lulus

Menurutnya, melalui sistem baru tersebut, aktivitas ASN yang meninggalkan kantor di tengah jam kerja dapat diketahui secara lebih terukur.

“Tapi dengan ini akan kelihatan, dia keluar jam berapa dia masuk jam berapa, karena kita kan pakai portal, nanti itu ada untuk scannya di situ di portal keluar dan portal masuk, dia keluar jam berapa dia masuk jam berapa,” kata Junda Maulana, Kamis, 17/9/2026.

BACA JUGA:  Penguatan Pemeriksaan Pajak Daerah, Bapenda Sulbar Dorong PAD Lebih Akuntabel

Junda mengatakan, sistem tersebut juga akan digunakan untuk mengontrol keberadaan ASN yang meninggalkan kantor dalam waktu cukup lama.

“Kalau dia keluar lebih dari satu jam, lebih dari satu jam, maka dianggap alpa hari itu, dianggap bolos, itu akan terkontrol,” tegasnya.

Meski demikian, Junda menjelaskan bahwa keberadaan ASN di luar kantor tidak selalu berarti pelanggaran. Sebagian pegawai dapat meninggalkan kantor karena menjalankan tugas kedinasan atau memiliki keperluan tertentu. Melalui sistem tersebut, keberadaan pegawai diharapkan tetap dapat diketahui dan terdata.

BACA JUGA:  Senter KIM Menyasar Pasangkayu, Dorong Masyarakat Akar Rumput Melek Digital

Penerapan sistem name tag pintar tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan dasar.