MAMUJU, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat evaluasi dan pengawasan program memasuki triwulan terakhir 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah jajaran DKP mengikuti Apel Virtual Gabungan Perdana Oktober yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026).
Apel yang berlangsung secara daring tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dan diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Jajaran DKP Sulbar mengikuti apel dari Aula DKP Sulbar yang dipimpin Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, Hadir pula Sekretaris Dinas, para kepala bidang serta seluruh ASN dan PPPK.
Dalam arahannya, Junda Maulana mengingatkan ASN bahwa peringatan HUT Sulawesi Barat bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi bahan evaluasi atas kontribusi yang telah diberikan kepada daerah.
“Peringatan HUT Sulbar bukan hanya sekadar ceremony, tapi menjadi sebuah refleksi akan apa yang telah kita berikan kepada Sulbar. Kita harus sadar bahwa semua yang kita lakukan saat ini adalah sebuah upaya untuk memberikan yang terbaik bagi anak cucu kita nanti,” ujar Junda.
Junda juga menekankan tiga hal penting bagi ASN, yakni mengabdi, berkarya dan bekerja sama. Menurutnya, kolaborasi antar-OPD diperlukan untuk mendukung terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.
Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan Sulbar menunjukkan perkembangan positif, termasuk pertumbuhan PDRB dan penurunan angka kemiskinan yang berada di kisaran 10 persen.
Meski demikian, Junda mengingatkan masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian, antara lain pendidikan, kesehatan dan pengangguran.
Dalam apel tersebut, Junda juga meminta OPD memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui transformasi digital, salah satunya dengan mendorong penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selain itu, program literasi digital Sulbar Mandarras juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.












