Ridwan menegaskan, KominfoSS Sulbar terus mendorong penguatan literasi digital melalui berbagai kanal komunikasi publik. Edukasi ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga komunitas dan perangkat daerah agar mampu menjadi agen informasi yang aktif di tengah masyarakat.
Langkah tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi seperti SP4N Lapor apabila menemukan indikasi penipuan digital, serta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat penegak hukum.
“Literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Semakin cerdas masyarakat dalam bermedia digital, semakin kecil peluang kejahatan untuk terjadi,” kata Ridwan.
Dengan penguatan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Sulawesi Barat semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman di ruang digital serta mampu beraktivitas secara aman dan bijak. (*/wu)












