Kepada para siswa, Junda juga berpesan agar mereka berani menunjukkan seluruh kemampuan dan bakat yang dimiliki. Potensi tersebut diharapkan dapat dikenali dan dikembangkan oleh para guru selama siswa menjalani pendidikan.
“Saya juga berpesan kepada anak-anak sekalian, keluarkan semua kemampuan, bakat yang saudara-saudara miliki agar bisa dikembangkan di sini,” katanya.
Dari sisi kapasitas, Junda menyebut fasilitas yang tersedia saat ini cukup untuk 450 siswa.
“Untuk jumlahnya 450 orang ini sudah cukup. Asramanya cukup, ruang kelasnya cukup,” jelasnya.
Ke depan, kapasitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulbar masih memungkinkan untuk diperluas. Setelah seluruh pembangunan fasilitas rampung, sekolah tersebut diproyeksikan mampu menampung lebih dari 1.000 siswa untuk tiga angkatan pada jenjang pendidikan yang tersedia.
“Kalau sudah jadi ini, maka tiga angkatan, kelas 1, 2, 3 di level pendidikan sudah bisa kita tampung sebanyak seribu lebih,” ungkapnya.
Untuk kebutuhan konsumsi siswa, dapur sekolah masih dalam tahap pembangunan. Sementara waktu, kebutuhan makanan peserta didik dipenuhi melalui layanan katering dengan jatah makan tiga kali sehari.
“Dapur sementara berproses. Sementara ini pakai katering karena pemasaknya belum ada. Jadi masih pakai katering, masih tetap tiga kali makan, pagi, siang, dan malam,” kata Junda.
Sementara dari sisi pembelajaran, Sekolah Rakyat tetap menggunakan kurikulum pendidikan yang berlaku. Namun, sistem pendidikan berasrama memberikan penguatan tambahan terhadap kedisiplinan, ibadah, akhlak dan budi pekerti.
“kurikulum sama, tapi di sini karena boarding school, maka ada tambahan-tambahan nuansa lain, yaitu pendidikan kedisiplinannya, pendidikan untuk ibadah, akhlak, budi pekerti,” jelasnya.
Junda memastikan kebutuhan mobiler bagi 450 siswa juga telah tersedia dan dinilai cukup untuk menunjang proses belajar-mengajar.
Dengan dukungan fasilitas dan penguatan pendidikan karakter tersebut, ia optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu wadah penting dalam menyiapkan generasi Sulbar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri, disiplin dan berakhlak mulia.
(*/w)












