MAMUJU – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menekankan pentingnya digitalisasi data pangan dalam kegiatan Capacity Building Penyusunan Neraca Pangan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat di Hotel Matos, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Data Pangan Terintegrasi untuk Memperkuat Ekonomi Daerah” dan diikuti oleh OPD terkait serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dari enam kabupaten di Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Junda Maulana menegaskan bahwa digitalisasi memungkinkan pemantauan ketersediaan pangan secara cepat dan real-time, sehingga kebijakan pemerintah dapat dikeluarkan dengan tepat dan segera.
“Digitalisasi adalah hal yang utama untuk bisa memantau perkembangan pangan di daerah kita. Dengan digitalisasi, kita tidak perlu lagi menguras energi untuk mencari informasi karena data pangan dapat diperoleh kapan saja dan di mana saja,” ujar Junda Maulana.












