PASANGKAYU

HUT ke-23 Pasangkayu: Gubernur Suhardi Duka Dorong Pengembangan Sektor Unggulan Serta Proyeksikan Pasangkayu Sebagai Kawasan Industri Strategis.

×

HUT ke-23 Pasangkayu: Gubernur Suhardi Duka Dorong Pengembangan Sektor Unggulan Serta Proyeksikan Pasangkayu Sebagai Kawasan Industri Strategis.

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengungkapkan apresiasi dan optimisme dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu, yang digelar pada Sabtu, 18/4/2026.

PASANGKAYU, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengungkapkan apresiasi dan optimisme dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu, yang digelar pada Sabtu, 18/4/2026. Dalam sambutannya, Suhardi Duka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersyukur dan optimistis meski dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks, khususnya dalam hal ekonomi dan energi.

BACA JUGA:  Gubernur Sulbar Suhardi Duka Sambut Kunjungan Kaltim, Bahas Peningkatan PAD Melalui Pajak Air Permukaan

Suhardi Duka menegaskan bahwa meskipun dinamika geopolitik dunia memengaruhi banyak sektor, Indonesia, di bawah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, masih mampu mengendalikan harga bahan bakar dan komoditas penting yang terjangkau masyarakat.

“Saya sangat bersyukur karena Indonesia masih mampu mengendalikan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi yang tidak menentu saat ini,” kata Suhardi Duka.

BACA JUGA:  Gubernur Suhardi Duka dan Rudy Mas’ud Bahas Kerja Sama Sektor Pangan dan Transportasi Laut

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan energi nasional, khususnya peningkatan campuran biodiesel dari B30 menuju B40 hingga B50, memberikan peluang besar bagi daerah penghasil kelapa sawit seperti Pasangkayu. Kebijakan tersebut diyakini akan berdampak positif pada perekonomian daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Suhardi Duka turut mengapresiasi pencapaian ekonomi Sulbar yang tumbuh 5,36 persen pada tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di 5,1 persen. Pasangkayu bahkan mencatatkan angka pertumbuhan yang lebih tinggi, mencapai sekitar 10 persen.

BACA JUGA:  Gubernur SDK: Penerapan UU HKPD 2022 Bisa Lumpuhkan Daerah Jika Tak Ada Relaksasi