DIKBUDPARHEADLINESULAWESI BARAT

Hasil Monev Dispar Sulbar, Rumuskan Pengembangan Pariwisata Halal Sulawesi Barat

×

Hasil Monev Dispar Sulbar, Rumuskan Pengembangan Pariwisata Halal Sulawesi Barat

Sebarkan artikel ini
  1. Dukungan program kegiatan terhadap intervensi rencana aksi pengembangan ekonomi syariah perlu dilengkapi dengan target dan lokus yang jelas.

  2. Untuk mendukung wisata ramah dan halal, diperlukan branding, pembinaan, dan sosialisasi kepada para pelaku usaha pariwisata, khususnya di destinasi unggulan.

  3. Pertumbuhan ekonomi masyarakat perlu diperkuat melalui berbagai kegiatan dan event daerah seperti Gema Sulbar, Manakarra Fair, Sandeq Silumba, serta pembuatan video promosi pariwisata.

BACA JUGA:  RSUD Sulbar Gandeng DiskominfoSS Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Bau Akram Dai, menyampaikan bahwa hasil rumusan pertemuan tersebut akan menjadi acuan Dispar dalam memperkuat strategi pengembangan pariwisata daerah.

“Rumusan hasil pertemuan tentu penting bagi pembangunan pariwisata Sulbar. Dispar konsisten pada hasil monev agar bisa memperkuat sinergi dan keterpaduan pelaksanaan program dalam pencapaian target pembangunan ekonomi daerah,” jelas Bau Akram.

Ia menambahkan, upaya ini sejalan dengan Panca Daya yang dicanangkan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yang menekankan pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di berbagai sektor.

BACA JUGA:  Biro Hukum Sulbar Ingatkan PT Kulaka Jaya Perkasa Penuhi Kewajiban Pemanfaatan Ruang Laut

Terkait pengembangan pariwisata halal, Bau Akram menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan implementasi berjalan efektif dan selaras dengan kearifan lokal.

“Fokus kita adalah bagaimana pariwisata Sulbar bisa berkembang, termasuk pengembangan usaha makanan halal, layanan jasa wisata, dan penginapan yang ramah bagi semua wisatawan. Dalam mengembangkan pariwisata halal, penting untuk tetap menghormati budaya dan agama lokal serta menjaga keharmonisan masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Rakorda Karhutla dan Kekeringan, SDK Minta Kabupaten Perkuat Kesiapsiagaan

(*/wu)