Mamuju, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat merayakan Hari Otonomi Daerah (Otda) yang ke-30 dengan sebuah peringatan yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mencapai pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang merata.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam sambutannya menyampaikan bahwa Otda bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan refleksi dari perjalanan panjang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. “Hari Otonomi Daerah ini menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, dan mendorong inovasi yang berkelanjutan di setiap sektor,” ujar Gubernur SDK.
Menurutnya, Otda harus dijadikan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi capaian dan tantangan dalam pelaksanaan otonomi daerah, khususnya pasca-reformasi. “Otonomi daerah adalah hak dan kewenangan daerah untuk mengatur rumah tangganya sendiri, yang memberikan ruang bagi daerah untuk lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Gubernur SDK.












