POLEWALI MANDAR

Dugaan Pemalsuan Data Warga, HMI Polman Desak Bupati dan DPRD Hentikan Operasional PNM Mekaar unit Wonomulyo

×

Dugaan Pemalsuan Data Warga, HMI Polman Desak Bupati dan DPRD Hentikan Operasional PNM Mekaar unit Wonomulyo

Sebarkan artikel ini

Simboro.Id, Polewali Mandar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar (Polman) mengecam keras dugaan praktik pemalsuan data masyarakat yang melibatkan unit usaha PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Unit Wonomulyo. HMI Polman menilai tindakan manipulasi data demi kepentingan komersial perusahaan tersebut merupakan bentuk tindak pidana yang tidak dapat ditoleransi.

BACA JUGA:  Mahasiswa PPG UNASMAN Perkuat Literasi dan Numerasi Anak Lewat Eduwisata Sipamandaq di Pambusuang 

Aktivis HMI Cabang Polman, Iqbal, menegaskan bahwa kehadiran PNM Mekaar Unit Wonomulyo bukannya menjadi solusi keuangan atau membantu pelaku usaha mikro,kecil serta masyarakat prasejahtera, melainkan justru menjerat dan mencekik masyarakat kecil.

“Tindakan pemalsuan data warga untuk kepentingan komersial perusahaan adalah kejahatan murni dan tindak pidana. PNM Unit Wonomulyo terbukti tidak hadir untuk menyelesaikan problem ekonomi masyarakat Polman, melainkan justru mencekik warga. Ini tidak boleh ditoleransi sedikit pun,” ujar Iqbal kepada awak media, Jumat (31/7/2026).

BACA JUGA:  Yayasan Institut Hasan Sulur Berikan Beasiswa Rp1 Miliar ke Puluhan Mahasiswa

Atas dugaan pelanggaran hukum tersebut, HMI Polman mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Polman dan DPRD Polman untuk segera mengambil langkah tegas dan konkret.

Oleh karena itu, HMI Cabang Polman layangkan Tuntutan dan Desakan sebagai respon keras terhadap sikap pemerintah daerah dan DPRD Polman yang abai terhadap persoalan yang dialami belasan warga.

BACA JUGA:  Realisasikan Janji Gubernur, Pemprov Sulbar Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Unasman