POLEWALI MANDAR

Pemprov Sulbar dan Polman Kolaborasi Sukseskan Sandeq Silumba 2026

×

Pemprov Sulbar dan Polman Kolaborasi Sukseskan Sandeq Silumba 2026

Sebarkan artikel ini
kesiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mematangkan kesiapan pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026.

Koordinasi dilakukan Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah, bersama Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar, Marendeng, di ruang kerja Dispoparekraf Sulbar, Selasa, 15/9/2026.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis dan pembagian peran antara pemerintah provinsi dan kabupaten, terutama untuk memastikan rangkaian kegiatan yang berakhir di wilayah Polewali Mandar dapat berjalan secara terpadu.

Marendeng menyampaikan kesiapan dan dukungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terhadap pelaksanaan Sandeq Silumba 2026. Menurutnya, koordinasi diperlukan untuk memastikan kesiapan daerah dalam mendukung rangkaian kegiatan.

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Jual Keindahan, Pemprov Sulbar Dorong Wisata Dikelola Lebih Profesional

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memastikan rangkaian kegiatan di Polewali Mandar dapat berjalan dengan baik,” ujar Marendeng.

Sementara itu, Abdi Yansya Hijrah mengatakan, koordinasi antara kedua daerah penting dilakukan karena Sandeq Silumba tidak hanya mengangkat potensi budaya maritim Mandar, tetapi juga menjadi bagian dari promosi pariwisata Sulawesi Barat.

“Koordinasi ini kita lakukan untuk memastikan aspek teknis, pembagian peran dan kesiapan masing-masing pihak dapat berjalan secara terpadu, sehingga pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 berlangsung lancar,” kata Abdi Yansya.

BACA JUGA:  Kepala Dispoparekraf Pastikan Sandeq Silumba 2026 Digelar 25–27 September

Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut dijadwalkan dibuka pada 25 September 2026 dan berakhir di Polewali Mandar pada 27 September 2026.

“Sandeq Silumba bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya maritim Mandar, destinasi wisata dan potensi ekonomi kreatif Sulawesi Barat,” jelas Abdi Yansya.

Menurutnya, Sandeq Silumba 2026 masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Status tersebut menjadi momentum untuk memperluas promosi pariwisata Sulawesi Barat di tingkat nasional.

“Karena sudah masuk dalam KEN, kita harus memastikan penyelenggaraannya memiliki kualitas yang baik dan mampu memberikan dampak terhadap promosi pariwisata serta ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  KAMMI Desak Kejati Sulbar Buka Progres Dugaan Korupsi DPRD Polman

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengapresiasi koordinasi yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

“Sandeq Silumba merupakan event yang membutuhkan kolaborasi karena membawa identitas budaya dan potensi pariwisata Sulawesi Barat. Kami mengapresiasi kesiapan Pemkab Polewali Mandar dan berharap sinergi ini dapat memastikan kegiatan berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif,” kata Bau Akram.

Pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 sejalan dengan program Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal dan budaya, sekaligus membuka ruang bagi penguatan ekonomi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif.

(*/w)