Ridwan menegaskan bahwa fenomena viral tidak selalu membawa dampak positif. Jika yang tersebar adalah hal negatif, kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa menurun. Oleh karena itu, langkah pencegahan harus dimulai dari sikap profesional aparatur itu sendiri.
Kominfo Sulbar mendorong seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya pelayanan yang cepat, responsif, dan transparan. Menurut Ridwan, pendekatan ini bukan hanya menjawab tuntutan zaman, tetapi juga kunci menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
“Intinya, jangan beri ruang bagi hal-hal yang bisa menimbulkan persepsi negatif. Layani masyarakat dengan baik, karena satu kesalahan kecil saja bisa tersebar luas dan sulit dikendalikan,” tegasnya. (*/wu)












