“Pemenuhan data sektoral yang berkualitas adalah kunci untuk memastikan layanan publik yang lebih baik. Komitmen kami adalah terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis data,” ujar Ridwan.
Penguatan sistem data ini juga menjadi bagian dari misi pembangunan daerah yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui program Pancadaya. Fokusnya tidak hanya pada digitalisasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih berbasis pada data dan kebutuhan riil masyarakat.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Sulbar berharap dapat terus memperbaiki dan mempercepat pelayanan publik serta pengambilan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat. (*/wu)












