“Kalau masih banyak masyarakat miskin, berarti kita belum berhasil. Itu tanggung jawab moril kita,” ungkapnya.
Junda berharap APDESI Sulbar dapat menjadi jembatan untuk menyelaraskan program pembangunan dari tingkat desa hingga provinsi. Penyelarasan tersebut dinilai penting agar program pemerintah desa mendukung pencapaian target pembangunan daerah melalui Panca Daya.
“Panca Daya kita itu soal pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, peningkatan IPM, dan tata kelola. Kuncinya di desa,” ujarnya.
Selain mendorong pembangunan dan kesejahteraan, Junda mengingatkan para kepala desa dan perangkatnya agar menjaga tata kelola pemerintahan yang baik serta menjalankan amanah masyarakat sesuai ketentuan.
“Kita tidak ingin kepala desa dan perangkat terjebak persoalan hukum. Tata kelola harus dijaga, karena itu amanah masyarakat,” tutupnya.
Melalui Musda IV ini, APDESI Sulbar diharapkan semakin solid dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan mendukung pembangunan desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
(*/w)












