HEADLINESULAWESI BARAT

Maulid Nabi di Polman: Boyang Kayyang Kandeapi Jadi Saksi Kebersamaan Umat

×

Maulid Nabi di Polman: Boyang Kayyang Kandeapi Jadi Saksi Kebersamaan Umat

Sebarkan artikel ini

“Kalau kita mengaku umat Nabi Muhammad SAW, maka sifat Rasulullah harus kita teladani. Rasulullah itu tabligh, artinya mampu menyampaikan kebenaran dengan jujur dan mudah dipahami. Dalam konteks sekarang, tabligh berarti komunikasi yang baik, transparan, dan amanah,” tambahnya.

Ia menambahkan, pembangunan hanya akan berhasil jika dijalankan dengan kejujuran dan amanah. Dengan nilai tersebut, kesejahteraan rakyat dapat terwujud.

BACA JUGA:  Gubernur Sulbar Buka Pameran Budaya Pancasila, Tekankan Nilai Luhur dan Akar Budaya

” Melalui peringatan ini, dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, juga ditegaskan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai dasar membangun kehidupan berbangsa yang lebih beradab, berilmu, dan berlandaskan cinta kasih,”ujar Wagub.

Sementara mewakili tuang rumah Asri Abdullah menyebutkan bahwa kehadiran Wakil Gubernur Sulbar merupakan suatu kehormatan besar sekaligus wujud perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Peran Data Akurat dalam Rapat Evaluasi Triwulan I

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Wakil Gubernur yang telah meluangkan waktu untuk hadir bersama kami. Ini adalah kebanggaan dan kebahagiaan bagi keluarga serta masyarakat di tempat ini,” ungkap Asri.

Perayaan Maulid yang dilaksanakan ini mengangkat tema “Merayakan Maulid Nabi, Membangun Peradaban Cinta Melalui Ilmu dan Akhlak”, Peradaban sejati lahir ketika ilmu dan akhlak menyatu, dan itulah warisan mulia Rasulullah SAW yang patut kita teladani.

BACA JUGA:  BPS dan Diskominfo Sulbar Dukung Penguatan Satu Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Ia berharap, melalui acara ini kita semakin bertambah ilmu, memperindah akhlak, dan meneguhkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. (*/wahyu)