Menurut Darwis, pencegahan IRET membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama kepada generasi muda.
Dialog tersebut menghadirkan Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta sebagai keynote speaker.
Selain itu, Muhammad Sofyan Sauri dan Suryadi Masud hadir sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Polda Sulbar, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Darwis berharap forum tersebut dapat memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kerukunan, kebhinekaan, dan stabilitas daerah.
Ia juga mendorong agar langkah pencegahan dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, keluarga, dan masyarakat luas.
(*/w)












