Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan kecepatan penyampaian informasi dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan koordinasi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, BPBD terus memperkuat kesiapsiagaan bersama pemerintah kabupaten, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya.
Melalui Tim IV Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan, pemantauan informasi kejadian juga dioptimalkan melalui Command Center Pusdalops untuk mendukung respons cepat dan koordinasi penanganan di lapangan.
BPBD Sulbar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan kebakaran kepada petugas setempat agar dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi. (*/w)












