Jika mengalami kondisi tersebut, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.
Selain melindungi diri dari paparan asap, masyarakat juga diingatkan ikut mencegah karhutla. Salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Penggunaan masker saat diperlukan, menjaga lingkungan dan mengurangi paparan asap juga menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan.
Menurut Nursyamsi, perlindungan kesehatan akibat karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah kabupaten dan masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.
(*/w)












